
TOUNA, Relasi publik.COM -Pemandangan sejuk terlihat di tengah hiruk-pikuk aksi ratusan massa demo Aliansi Mahasiswa Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) terkait penolakan Undang – Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Touna.
<span;>Dari amatan media ini, di tengah ratusan demo angota Kepolisian Resor (Polres) Touna merikan perhatian terhadap demonstremban dengan membagikan air mineral kemasan kepada para pengunjuk rasa yang berlangsung di depan gedung DPRD Touna pada, Kamis, (8/10/2020) lalu.
<span;>“Bagi minumnya pak,” ucap seorang massa aksi.
<span;>”Siapa lagi yang mau?,” jawab petugas kepolisian sambil memberi air minum.
<span;>Kapolres Touna AKBP, Alfred Ramses Sianipar, SIK,MH yang ditemui media ini pada Jumat (9/10/2020) atau sehari setelah aksi demonstrasi mengatakan, hal tersebut adalah sebuah bentuk hadirnya kepolisian di tengah-tengah masyarakat untuk melindungi dan mengayomi hal yang kecil yang dilakukan pihak kepolisian untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat.
<span;>”Ditengah situasi seperti inilah, kami tetap hadir di tengah masyarakat dan mahasiswa yang sedang demo.
<span;>Kami berkomitmen mengawal aksi demo ini dengan Humanis, hingga sampai selesai dengan tertib dan aman,” ucap kapolres.
<span;>”Hapanya jangan sampai ada para peserta demo yang terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Silahkan suarakan aspirasi, tapi jangan anarkis. Taati aturan, apalagi kita saat ini masih berada di masa pandemi Covid 19 tetap mengikuti protokol kesehat Covid-19,” pungkasnya. Rianti
Discussion about this post